![]() | |
| waterpump bekas |
waterpump ( pompa air ) didalam kendaraan berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin ( coolant ) dengan jalan
membuat perbedaan tekanan antara saluran hisap dengan saluran tekan yang terdapat pada pompa.
Prinsip kerja waterpump mobil adalah dengan berputar mengikuti putaran mesin yang disambungkan oleh sebuah belt.
![]() |
| Waterpump sudah dicopot |
![]() | ||
| waterpump pully kecil (kiri), waterpump pully besar (kanan) |
![]() |
| waterpump baru sudah terpasang |
Ciri waterpump sudah saatnya diganti adalah :
1. bunyi laher waterpump
2. ada kebocoran di packing waterpump ( kalo pakai coolant, lebih mudah terdeteksi )
Akibat waterpump tidak diganti :
1. overheat, karena air tidak mengalir dari mesin ke radiator ataupun sebalik nya
2. jika overheat, maka jajan nya mungkin akan lebih banyak dibanding hanya mengganti waterpump
Cara mengganti waterpump :
1. kuras radiator
caranya : buka selang bawah radiator, biarkan air mengucur, jangan lupa siapkan ember untuk wadah biar tidak berceceran
2. lepas semua belt
belt alternator dan belt AC
3. lepas kipas visco dari waterpump
visco fan hanya ada di generasi kijang super G ke atas...cmiiw
4. copot waterpump
5. bersihkan packing bekas waterpump
6. pasang waterpump
7. pasang kipas visco
8. pasang semua belt
9. isi air radiator sampe penuh
10. masih dalam keadaan tutup radiator terbuka, nyalakan mesin, sambil digas terus agar air radiator mengalir ke waterjacket blok mesin
11. tuang terus coolant sampai radiator penuh
12. jika sudah penuh, tutup kembali radiator
13. siap digunakan
NB :
1. perhatikan pully waterpump kijang anda, apakah yang besar atau yang kecil, biar tidak salah saat beli
2. pemasangan waterpump tidak perlu pakai sealant yang banyak. secukupnya saja.
3. disini saya pakai waterpump merk AI*AN utk Toyota Kijang 5K dengan pully yang besar
Salam K Series Engine.




Nice infoh... tks.
BalasHapusmantul pokoke
BalasHapus