Uap pelumas memiliki senyawa kimia yang dapat mencemari udara, sehingga ditampung terlebih dahulu di oil catch tank.
Pemakaian oil catch tank tak berpengaruh terhadap performa dan efisiensi konsumsi bahan bakar, khususnya pada pemakaian harian. Di beberapa negara, pemakaian oil catch tank diharuskan untuk meminimalisir tercemarnya udara akibat senyawa kimia pada pelumas di ajang balap.
![]() |
| OCT, selang, klem |
Apakah Oil Catch Tank bisa diaplikasikan di Kijang Super ? pada dasarnya OCT bisa diaplikasikan disemua kendaraan. ada berbagai macam dan bentuk OCT yang beredar dipasaran. Disini ini kijangku menggunakan OCT merk D1 Spec dengan harga sekitar 350rb an.
Cara Pasang :
1. Sediakan tabung OCT ( merk bebas ), selang tahan panas, klem untuk mengikat selang ke nipple OCT
2. Copot selang dari manifold dan dari tutup deksel, kemudian sambungkan selang baru, jangan lupa di klem
3. Potong selang dengan panjang yang telah disesuaikan
4. Sambungkan selang dari manifold dan tutup deksel ke nipple OCT yang telah tersedia, jangan lupa diklem
5. Pasang OCT ditempat yang strategis, kalo ini kijangku dipasang dibaut sebelah sama cut out
![]() | |
| Pemasangan OCT part 1 |
![]() | |
| Pemasangan OCT part 2 |
dan...setelah kurang lebih 1 tahun, ini kijangku iseng membongkar OCT ini, dan didapatkan hasil nya terdapat sekitar 100 ml uap oli yang terperangkap di OCT.
![]() |
| uap oli yang terperangkap |
Terima Kasih. Semoga berguna.
Salam K Series Engine.








