Sabtu, 28 Januari 2017

Oil Catch Tank...benda apaan sih ??

Oil Catch Tank berfungsi untuk menampung uap pelumas akibat suhu panas mesin. Sehingga, penampungan uap pelumas tersebut dapat membantu untuk mengurangi emisi gas buang.
 “Uap pelumas memiliki senyawa kimia yang dapat mencemari udara, sehingga ditampung terlebih dahulu di oil catch tank.
Pemakaian oil catch tank tak berpengaruh terhadap performa dan efisiensi konsumsi bahan bakar, khususnya pada pemakaian harian. Di beberapa negara, pemakaian oil catch tank diharuskan untuk meminimalisir tercemarnya udara akibat senyawa kimia pada pelumas di ajang balap.

OCT, selang, klem

Apakah Oil Catch Tank bisa diaplikasikan di Kijang Super ? pada dasarnya OCT bisa diaplikasikan disemua kendaraan. ada berbagai macam dan bentuk OCT yang beredar dipasaran. Disini ini kijangku menggunakan OCT merk D1 Spec dengan harga sekitar 350rb an.

 Cara Pasang :
1. Sediakan tabung OCT ( merk bebas ), selang tahan panas, klem untuk mengikat selang ke nipple OCT
2. Copot selang dari manifold dan dari tutup deksel, kemudian sambungkan selang baru, jangan lupa di klem
3. Potong selang dengan panjang yang telah disesuaikan
4. Sambungkan selang dari manifold dan tutup deksel ke nipple OCT yang telah tersedia, jangan lupa diklem
5. Pasang OCT ditempat yang strategis, kalo ini kijangku dipasang dibaut sebelah sama cut out

Pemasangan OCT part 1
Pemasangan OCT part 2

dan...setelah kurang lebih 1 tahun, ini kijangku iseng membongkar OCT ini, dan didapatkan hasil nya terdapat sekitar 100 ml uap oli yang terperangkap di OCT.

uap oli yang terperangkap



Terima Kasih. Semoga berguna.
Salam K Series Engine.

Selasa, 17 Januari 2017

Penasaran bunyi di sektor kaki kijang

hallo sahabat semua...
lama gak update nih :D

beberapa hari ini , ini kijangku dipusingkan dengan suara suara mengganggu dari sektor per kaki an di kijang. Suara akan sangat berisik kalau melewati jalan sepi...macam suara sesuatu yang kurang pelumasan, kriet...kriet..macam itu lah..hehe

akhirnya tadi pagi, ini kijangku membawa kijangnya ke sebuah bengkel kaki kaki yg direkomendasikan oleh temen ini kijangku. Nama bengkel nya " Bandung Motor " terletak di timur SPBU sekarsuli, pokok nya kalo dari ringroad jalan wonosari, ke timur terus ketemu per4an ke timur lagi, ktemu SPBU, pelan pelan...bengkel di kiri jalan....
Bandung Motor


banyak koleksi shock :p
 setelah konsultasi dengan mekanik nya, akhirnya di cek dulu bagian depan...
sasis diangkat pakai dongkrak, lalu ban, tie rod, long tie rod, balljoint di goyang-goyang...dan ternyata aman gak ada bunyi...
lalu mekanik minta ijin ke ini kijangku untuk mencoba mengecek sendiri dengan cara mengendarai mobil nya ke tempat sepi...
selang 15 menit mencoba, sang mekanik kembali ke bengkel...akhirnya diputuskan untuk mencoba mengganjal per daun dengan benda semacam teflon...ini kijangku pun mengiyakan, gak ada salahnya dicoba kan :D

mumpung lagi bongkar belakang, sekalian aja ini kijangku ganti shock belakang dengan yang baru tapi lama alias copotan dari shock mobil temen ini kijangku yang diceper ceper

teflon pengganjal

ganti shock belakang
shock baru tapi lama :p

setelah selesai ini kijangku pun pamit, saat pulang sengaja mencari jalan jelek buat ngetes masih ada suara suara lagi apa tidak...alhamdulillah senyap, seperti mobil baru, ayunan shock nya pun lebih enak setelah diganti shock lama tapi baru ini :p

Biaya :
* ongkos kerja ganjel per, bongkar pasang shock belakang = 50K
* shock belakang = free :)

jangan abaikan kondisi per daun, shock dan seluruh sektor per kaki an di kendaraan anda...karena lebih baik merawat daripada beli lagi :p

Terima Kasih. Semoga berguna.
Salam K Series Engine.